Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Persahabatan di masa SMA

Persahabatan yg dimulai dari paksaan pihak sekolah yang menjadikan kami 1 kelas, yang katanya kelas rintisan Internasional tapi menurutku tidak mencerminkan seperti julukannya, walau kuakui kami diperlakukan sedikit beda dari kelas lain.
Oke kembali ke cerita persahabatan, awal masuk kelas terjadi perkumpulan teman2 1 SMP, maklumlah masih baru. Diawal semester 1, telah tercipta perkumpulan anak-anak di kelas. Terikat dengan keakraban yg agak norak, kamip setiap hari ngumpul bareng di tangkringan tepi jalan " Chika-Cayang ".
Di semester 2, persahabatan kami lebih erat dan semakin tak terkendali, bahkan persahabatan menjadi prioritas dibanding tugas dari guru.
Pada semester 2, sifat dari tiap teman sekelas sudah mulai tampak, ada yg lucu,garing,sampe nyebelin namun tetap kekeluargaan terjalin de ngan akrab.
Walau kami sering merasa risih dengan selintingan kelas lain yg menyatakan kami anak emas namun kami mulai tak perduli dan menganggap itu bagai angin lalu.
Saat kelas 2, kenakalan kami memuncak kami mulai dengan prilaku tak perduli pada tugas, melawan guru, tak perduli pada peraturan sekolah, bahkan membawa benda HARAM alias HP adalah hal biasa dan teramat BIASA.
Polemik besar mulai mengguncang kami disaat sekelompok anak cwo yg ingin pindah ke kelas lai karna katanya di kelas kami banyak tekanan dari segala sisi, dilakukan mediasi yg membuat kami mewek tak tertahankan.
Untunglah mediasi itu membuahkan hasil yang begitu memuaskan, kami ak jadi terpisahkan.
NAMUN, polemik kembali muncul pada semester 2 kelas XI, ada masalah yg bermulai dari kesalahpahaman antara 7 anak cwe di kelas dan berbuntut menjadi masalah 1 kelas.
tapi tetap dapat terselesaikan dengan proses mediasi.
Saat kelas 3, kami tak seperti anak yg mau UN. kami masih asyik dengan masa2 remaja yg ta  terlupakan.
Namun seminggu menjelang UN, kami telah mementingkan urusan masing2 karna tak ada yg mau tak lulus UN.
Hingga akhirnya UN kami hadapi dengan kerjasama pada setiap blog, yg awalnya kompak tetap kompak naun sedikit persepsi yg berbeda.
Saling memberi info dan saling menyembunyikan info, berharap lulus dengan nilai tertinggi atau berharap teman sekelas lulus terlihat samar-samar.


Namun tetap rasa solodaritas itu muncul disaat yg tepat karena tak ada satupun dari kami mau melihat ada teman yg menangis kecewa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

4 komentar:

Lily Sky mengatakan...

kau membuatku mengingat sesuatu yg tidak menyenangkan, dari kelas itu

Lisda mengatakan...

Apa?

Lily Sky mengatakan...

Banyak

Lisda mengatakan...

lahhh,, sebutin satu aja

Poskan Komentar