Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

TAKUT ATAU KHAWATIR

Aku manusia, siapapun tahu itu saat melihat wujudku.
namun, apakah mereka tahu sebagai manusia apa yang ku rasakan?? Saat ini hanya ketakutan yang kurasakan atau sudah beralih jadi kekhawaturan. yah, memang sulit untk membandingkan atau membedakan kedua hal tersebut. namun yang pasti,, perasaan itu sama-sama mengganggu kinerja serta pikiranku.
panjang lebar telah kujelaskan tentang perasaanku sekarang namun klaian tak tahu apa penyebabnya, penyebabnya simple hanya karena kelakuan bodoh yang bisa kuhindari (SEHARUSNYA).
Saat itu, tepatnya saat UTS disitulah kejadian itu terjadi, aku tahu jika membaca kalimat UTS maka kalian langsung dapat menebak kelakuan apa yang ku lakukan. oke-oke yang dipikiran kalian bena, aku sedikit bergotong royong saat UTS, namun diposisi ini aku sebagai si GOTONG atau dalam bahasa sehari-harinya yang memberikan jawaban walau ada di satu matkul aku sebagai si penerima. tapi, yang kutakutkan bukan karena aku sebagai si royong namun karena aku sebagai si gotong. gimana gak takut, gilirannya aku kasih jawaban malah dilihat sama pengawas eh waktu aku yang dikasih jawaban gak ada yang lihat.
KAAAAACCCCCCCAAAAAAAAUUUUUUUUUUUUU !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
dan kacaunya lagii,, kalau ada yang di catat di buku acara maka kemungkinan besar nilai ku E,, Oh My GOD kalau benar itu terjadi mau pasang dimana ni muka. belum lagi harus menjelaskan sama ortu yang udah berharap nilai IP ku bagus.
Dan untuk kalian yang udah baca, maka kalian dengan sah menjadi saksi atas nazarku.
aku bernazar bahwa aku gak akan memberi tahu siapapun ketika UAS nanti, dan jika nilai IP ku tidak ada yangg E, maka aku akan (..........................................).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tuhan Memberiku Talenta Luar Biasa

Aku yang dulu bukan aku yang sekarang, namun aku bahagia dengan keadaanku yang dulu. Karena keadaanku yang dululah membuatku menjadi lebih baik sekarang.
Waktu remaja aku pernah (marah) sama Tuhan, " Tuhan kenapa suaraku jelek, kenapa aku gak bisa bilang R, kenapa ini, kenapa itu " banyak pertanyaan yang membuat aku merasa Tuhan curang kepadaku.
Aku dari kecil telah didik dan dikenalkan sama Tuhan Allah, Tuhan Yesus, roh Kudus. Sehingga dari kecil aku telah aktif dipelayanan, bahkan aku suka sekali ke gereja tidak seperti teman-teman sebayaku yang lebih suka nonton film kartun pada hari minggu daripada ke sekolah minggu.
Tapi ada hal yang buat aku selalu malu dan terkadang kesal, mengapa temanku yang tidak aktif pelayanan bisa memiliki suara bagus dan bisa tampil serta dipuji-puji orang, kenapa aku tidak bisa.
Lambat laun saat aku beranjak dewasa, aku mulai sadar. Jika dulu aku diberi talenta dalam bidang tarik suara, mungkin orang-orang sudah menganggap biasa diriku, karena banyak orang yang bisa bernyanyi.
Kini ku teramat bahagia akan talenta lain yang Tuhan berikan, aku diberi talenta dalam bidang sastra.
Aku bisa membuat puisi, bisa berakting, itu membuat aku merasa bahwa talenta ini luar biasa. Karena teman disekelilingku tak bisa melakukannya, namun ini bukan menjadi kesombongan bagiku. walau teman di sekelilingku tidak bisa, namun banyak orang di  luar sana yang jauh lebih hebat dari diriku. Dan ini membuat aku sadar bahwa talenta yang Tuhan beri harus aku kembangkan untuk kemulian namaNya, itu sebabnya aku ikut Theater Saksi, karena disini aku bisa mengeksplore kemampuanku dan memberikan seutuhnya untuk Tuhan Yesus.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

(JIKA) SAYA KETUA KPK


Saat ada kesempatan untuk menjadi Ketua KPK, hal pertama yang saya lakukan adalah menghadapkan hati dan pikirannya saya untuk kembali mengingat akan larangan serta perintah Tuhan Yang Maha Esa. Karena menjadi ketua KPK suatu kebanggaan dan tanggu jawab besar dengan penuh godaan dosa.Saya akan menjadikan Indonesia bebas dari pikiran dan tindakan korupsi, sesuai dengan harapan seluruh rakyat Indonesia. Dalam memenuhi impian besar itu, perlu ada bentuk kerja nyata di lapangan. Hal yang saya lakukan adalah menjalankan 5 tugas KPK yaitu :
  1. Koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  2. Supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  3. Melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi;
  4. Melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi; dan
  5. Melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.
Namun hal berbeda akan saya lakukan, bukan berbeda dalam arti merubah tugas KPK. Namun, berbeda dalam menjalan 5 tugas KPK, saya akan menjalankan dengan tegas, dan tidak pandang bulu. Tugas adalah tugas, dan KPK bukan tempat untuk tawar menawar bagi para koruptor. Saya lebih memilih untuk tetap menjalankan tugas KPK, tanpa merubah atau membuat gebrakan terbaru tentang tugas KPK karena menurut saya yang salah bukan tujuan,fungsi serta wewenang KPK namun sistem yang ada di dalamnya. Jadi, etos kerjalah yang selayaknya diperbaharui. Jika, seluruh anggota KPK dan saya sebagai ketua KPK telah menjalankan tugas KPK sebagaimana mestinya maka “INDONESIA BEBAS DARI PIKIRAN DAN TINDAKAN KORUPSI” bukan hanya sekedar impian atau ucapan tak bernilai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas Kuliah Autobiografi


( AUTOBIOGRAFI )

PERJALANAN HIDUP

GADIS DELAPAN BELAS TAHUN

 

 

KELUARGA KECILKU

 

18 Tahun yang lalu, tepatnya tanggal 14 Februari  1994. Telah lahir seorang  bayi, berjenis kelamin perempuan  di Rumah Sakit Harapan Anda, Pontianak. Bayi tersebut diberi nama Lisda Dina Uli Pangaribuan, itulah nama saya yang memiliki makna tersendiri. Sesudah proses persalinan, saya  dibawa pulang oleh kedua orang tua saya ke kota asal mereka yaitu Sanggau, Kalimantan Barat. Ayah saya adalah seorang wirausahawan sedangkan Ibu saya bekerja sebagai guru Sekolah Dasar Negeri, Ayah saya adalah seorang pria yang berwibawa dan tegas dalam mendidik anak-anaknya sedangkan Ibuku adalah seorang wanita yang baik dan penuh kasih sayang dan saya memiliki seorang adik perempuan, Dia bernama Eva Aprilia Saesarini Pangaribuan, perbedaan umur antara kami berdua sekitar 4 tahun . Saya memiliki kegemaran dalam bidang seni dan sastra, Hobi saya adalah mendengarkan musik, akting drama, dan tarian daerah. Karena menurut saya, tarian daerah memiliki makna berbeda disetiap daerahnya, serta menjunjung tinggi adat masing-masing suku.

Walaupun sejak lahir hingga berusia 18 tahun telah menetap di Kalimantan Barat, namun saya beserta keluarga bukan suku asli daerah tersebut yaitu  suku Dayak dan Melayu. Suku asli saya adalah suku Batak, oleh sebab itu banyak tetangga yang memanggil saya dengan panggilan “Butet”. Tahun demi tahun berlalu, tanpa terasa saya telah berusia 5 tahun. Kedua orang tua saya pun memberikan pembekalan pelajaran sejak dini melalui lembaga pendidikan yaitu Taman Kanak- Kanak, atau biasa masyarakat sebut TK.
 
 
PENDIDIKAN TK HINGGA SMP DAN PRESTASI
Saya tercatat sebagai murid Taman Kanak-Kanak pada tahun 1999-2000, di TK Paroki Katedral Sanggau, TK tersebut di bawah naungan Keusukupan gereja Katholik Katedral Sanggau. Masa-masa TK saya lewati dengan penuh kecerian, segala jenis permain yang disediakan oleh pihak Taman Kanak-Kanak selalu saya pergunakan bersama teman-teman. Sejak TK, bakat serta keberanian untuk tampil di muka umum telah terlihat. Ibu saya yang menyadari akan bakat saya dalam membaca puisi, terus mendorong dan membawa saya tampil di berbagai acara, terutama kegiatan keagamaan. Dari kecil, saya sudah sering membaca puisi di perayaan natal di gereja. Pada awalnya, saya hanya membaca puisi sekedar main-main dan tidak ada keselarasan antara isi puisi dan mimik wajah saya saat membacakan puisi, seiring berjalannya waktu Ibu saya memberikan pengajaran dan teknik-teknik dalam membaca puisi yang baik dan benar. Pada saat masuk di TK Paroki, saya langsung memasuki kelas nol besar, sehingga hanya butuh waktu satu tahun bagi saya untuk mengeyam pendidikan dasar taman kanak-kanak.
Pertengahan tahun 2000, saya telah menduduki bangku Sekolah Dasar. Pada saat itu, saya tidak melanjutkan pendidikan SD yang dinaungi oleh pihak Katedral seperti waktu saya TK. Saya bersekolah di SDN 09 Sanggau, yang letaknya di belakang rumah saya. Ketika saya kelas 5 SD, ada dua perlombaan saya ikuti. Perlombaan pertama adalah Gerak Jalan, dan mendapat juara 2 tingkat Kabupaten Sanggau, pada perlombaan ini sekolah saya mengirimkan 2 kontingen namun hanya kontingen putri yang mendapat juara. Lomba kedua, saya dan kedua orang teman saya dipilih sebagai perwakilan sekolah mengikuti  Lomba Mata Pelajaran ( LMP ), dalam ajang tersebut kami memperoleh juara pertama tingkat Kabupaten Sanggau dan mewakili Kabupaten Sanggau untuk lomba di Pontianak. Ternyata para pesaing dari kota-kota lain sangat hebat sehingga kami hanya mampu lolos di tahap 2. Walaupun tidak mendapatkan predikat juara tapi kami tetap bangga, karena dapat menjadi perwakilan dari Kabupaten Sanggau. Setelah 6 tahun, saya menempuh pendidikan Sekolah Dasar, akhirnya saya lulus pada tahun 2006.
 
Lulus dari tingkat Sekolah Dasar, saya melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Sanggau. Awal masuk sekolah saya masuk di kelas 7D. Pada ajaran  baru, saya naik ke kelas 8A, ini suatu pencapaian yang membahagiakan bagi saya. Karena kelas 8A, adalah bilingual class atau kelas pilihan. Penilaian untuk masuk ke kelas tersebut dilihat dari nilai rapor kelas tujuh semester dua.
 Di kelas delapanlah saya mengukir prestasi, saya mengikuti lomba HUT Pramuka. Ada 10 perwakilan putri dan 10 perwakilan putra dari sekolah saya, diperlombaan tersebut kami memenangkan 3 kategori, tapi yang menurut saya paling membanggakan dan tak dapat tergantikan saat saya menjadi perwakilan Kabupaten Sanggau sebagai peserta lomba  Baca Puisi Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dalam ajang perlombaan ini, atau biasa disebut Olimpiade Olahraga Seni dan Sastra ( O2SN ) diselenggarakan di kota Sintang,Kalimantan Barat, saat perlombaan ini saya mendapat peringkat ketiga. Bukan hanya kebanggaan saja yang saya dapatkan, tapi juga materi berupa hadiah uang tunai Rp 3.000.000. Satu tahun kemudian, saya telah menghadapi UAN. Dengan usaha dan kerja keras dalam mengerjakan prediksi soal-soal UAN, akhirnya saya lulus. Walaupun nilai UAN saya kurang memuaskan namun saya bangga karena itu hasil kerja keras saya sendiri.
 
 
 
 
PENDIDIKAN SMA HINGGA KULIAH DAN PRESTASI

 

            Lulus dari SMP, saya melanjutkan pendidikan di bangku SMA. Saya mengikuti test seleksi masuk SMAN 01 Sanggau, alasan saya memilih SMAN 01 karena desakan dari orang tua dan terpilihnya SMAN 01 Sanggau sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Sesuai dengan hasil test, saya dinyatakan lulus masuk SMAN 01 Sanggau. Ketika SMA kelas 10, saya telah menunjukan bakat yang saya miliki, saya mengikuti pemilihan Duta Anti Penyalahgunaan Narkoba. Diselenggarakan atas kerjasama antara BNN dan Pemerintahan Kabupaten Sanggau, serta pihak kepolosian. Pada perlombaan tersebut, saya masuk dalam 10 besar finalis terbaik. Karena terikat akan kontrak kerja bersama BNN, saya harus mengadakan sosialisasi tentang bahaya Narkoba bersama finalis Duta Anti Narkoba lainnya di sekolah-sekolah se-Kabupaten Sanggau

 Setahun kemudian, saya naik di kelas sebelas, saat itu saya memilih kelas Ilmu Alam. Pertengahan kelas sebelas, saya kembali mengikuti lomba. Namun kali ini lomba yang saya ikuti sedikit berbeda dari lomba sebelumnya, saya dan kedua teman saya dipilih mewakili sekolah dalam lomba Dongeng Nusantara tingkat SMA se-Kabupaten Sanggau. Dalam perlombaan ini, saya memainkan peran sebagai seorang pria. Ternayata, akting dan cerita yang saya sampaikan dapat membuat saya memperoleh juara 2. Untuk juara 1 diraih oleh teman saya Nadia Arlinda dan juara 3 diraih oleh adik kelas saya Maria Agustin. Dengan kata lain, sekolah saya menjadi juara umum, karena semua kategori direbut oleh perwakilan sekolah saya.

Pengalaman mengikuti berbagai macam lomba sejak SD -  SMA, membuat saya semakin percaya diri dan menambah banyak pengalaman bagi diri saya sendiri, serta kebanggaan yang tak dapat tergantikan..

 

 
Ternyata, masa-masa SMA harus saya akhiri dengan mengikuti UAN. Masa SMA yang penuh kecerian ditutup dengan ketegangan mengerjakan soal UAN. Ketika pengumuman kelulusan, saya tidak berada di kota Sanggau. Saya mengetahui hasil kelulusan dari orang tua yang menelepon saya, dan mengatakan jika saya lulus. Setelah tamat SMA, saya mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN ). Pilihan pertama saya adalah Ilmu Hukum – Universitas Diponegoro untuk pilihan kedua saya adalah Ilmu Politik – Universitas Sumatera Utara.
                Tepat tanggal 6 juni 2012, saya membuka website SNMPTN dan melihat nama saya dinyatakan lulus pilihan pertama yaitu Ilmu Hukum – universitas Diponegoro. Hingga saat ini,saya sedang menyelesaikan semester pertama di kalas C, dosen wali saya adalah Pak Budiharto, S.H, M.H.
Disemester pertama kuliah, saya belum aktif untuk mengikuti kegiatan kampus. Kegiatan yang saya ikuti hanya dua, yaitu PMK dan ISAF. PMK adalah persekutuan keagamaan, dimana saya menjadi anggota baru. Sedangkan ISAF adalah sebuah acara yang sedang mencari anggota kepanitian, dan saya mengajukan diri menjadi salah satu panitia ISAF.
SOSOK YANG BERPENGARUH DALAM HIDUPKU
            Prestasi yang telah saya raih dari TK hingga SMA bahkan di Perguruan Tinggi tidak luput dari peran orang-orang yang selalu mendorong saya dari belakang dan membantu saya disaat saya mengalami kesulitan. Sosok pertama adalah Ibu, beliau selalu mengajari saya dari kecil dalam mengembangkan bakat. Sosok kedua adalah Ayah, Ia selalu mengjarkan ku untuk berani dalam menyikapi kehidupan dan jangan pernah membuat malu keluarga. Sosok ketiga adalah semua teman-temanku yang dengan setia menjadi tempat menyampaikan curahan hati. Inilah sosok-sosok terpenting dalam hidupku.
 
KELEBIHAN PADA DIRIKU
            Saya seorang gadis yang ceria dan suka tersenyum kepada orang-orang. Bagi saya ramah pada orang lain akan menciptakan aura serta pandangan positif dari orang lain. Sikap ramah juga akan membantu saya dalam mengembangkan kelebihan saya yang lain. Saya adalah seorang gadis dengan semangat dan penuh kerja keras. Saya selalu ingin menjadi yang terbaik dalam kepanitian pada organisasi yang saya ikuti. Saya ingin segala hal yang akan dilakukan menjadi sempurna, sehingga untuk menggapainya saya tidak segan untuk berjuang diantara senior atau anggota lain yang sudah berpengalaman dibidangnya. Serta untuk mendapatkan prestasi dalam bidang seni dan sastra, segala cara terbaik dan bahkan membahayakan akan saya lakukan untuk mendapatkan sebuah predikat juara.
 
KELEMAHAN PADA DIRIKU
            Dalam kelebihan yang saya miliki, saya juga mempunyai kelemahan yang dapat menghambat saya dalam meraih prestasi. Saya terlalu mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, hingga banyak pihak sering memanfaatkan sifat saya ini. Saya sering menaruh kepercayaan pada banyak orang padahal saya belum terlalu mengenalnya. Hal inilah membuat saya sering putus asa dan kecewa karena tidak jarang ada pengkhianat. Jika dipikirkan maksud saya untuk percaya kepada pihak baru agar ada hubungan harmonis hingga tujuan dapat terlaksana dengn tepat waktu. Namun, ternyata tidak semua maksud baik disambut dengan baik. Hal ini menjadi pembelajaran bagi saya, untuk lebih berhati-hati dalam menaruh kepercayaan pada orang lain.
            Demikianlah autobiografi saya Lisda Dina Uli Pangaribuan, semoga dengan autobiografi ini para pembaca akan lebih mengenal sosok saya, atas waktu yang diluangkan untuk membaca autobiografi saya, saya ucapkan terima kasih.
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JuDe

Lisda Punya cerita soal 2 orang ini.
 

Tadi siang aku nonton infotaiment tentang Jupe dan Depe.
Gak tahu kenapa langsung kepikiran bahas soal mereka berdua di blogku.
Menurut infotaiment, Jupe dan Depe saling pamer karir dan bisnis mereka, maklum biar axis namanya juga artis.
Nah,, yang aku bingung kenapa mereka berdua harus kelah,i terus menuh-menuhin infotaiment ya.
Padahal itu masalahkan sederhana jika mereka mau saling mengalah,, tapi aku juga gak mau ikut campur sih, toh mereka yg punya masalah.
eh, tapi yg buat aku kaget kok banyak ya hater mereka berdua.
Jujur aku juga gak ngefans sama mereka tapi bukan berarti hater mereka dong.
Soalnya kita sadar deh, kalau kita benci mereka, apakah kita lebih dari mereka??
Buat yg benci Jupe, aku mau tanya :
1. Kaliian punya badan seseksi dia?
2. kalian bisa ngomong fasih bahasa asing seperti dia?
3. Kalian bisa dapat pacar sekeren Gaston?

Hayo pada malu sendirikan jawab pertanyaanku.

Sekarang buat kamu yg benci Depe :
1. Kalian yg benci sama Depe, bisa gak punya dagu selancip Depe?
2. Kalian punya suara sebagus Depe?
3. Kalian bisa goyang gergaji seperti Depe?

Yang gak bisa jawab, berarti kamu tdak lebih baik dari Jupe dan Depe.

Jadi sekarang stop deh jadi hater mereka berdua, cukup gak jadi fans mereka gak perlu sampai jadi manusia kejam yg suka menghujt dan menghina mereka berdua, walau bagaimanapun mereka sama dengan kita loh.

Sekali lagi, aku tekankan aku bukan fans dari Jupe atau Depe jadi pemikiranku ini benar-benar tanpa ada maksud membela figur idolaku,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MERDEKA ITU PASTI !!!!

MERDEKA!!!!!
 


Memang sedikit atau banyak telat, tapi berhubung ini blog aku.
ya suka-suka aku dong ya kapan mau entri,wkwkwkwkwk

Kembali ke judul,, disini aku bukan mau berpuisi atau menghina dan sejenisnyalah.
apalagi untuk bernyanyi,, jelas suara ku "hancur" tapi masih bisalah untuk audisi indonesia idol (setalah jurinya pada tuli).
Di sini aku mau kasih postingan untuk membuka mata kalian semua tentang apa itu kemerdekaan dari sisi "positif". INGAT sisi "positif" !!!!!

Waktu tgl 16-17 agustus 2012,, sumpah TL dan Beranda aku penuh banget sama komentar para newbie atau pun kaum sosialita yg cendrung bahkan tampak "menghujat" kemerdekaan Indonesia.
Padahal lagi dirayain sampai dananya miliaran masa sih di hina-hina, kan kasihan negeri kita.
Pertanyaannya sekarang, kenapa harus menghina???
Bukannya dari kecil kita diajar mengeluarkan kata-kata yg positif.
Oke kalau mereka menganggap Indonesia itu "BUAAAANNNYYAAAKKK" kurangnya, eits jangan lupa perkataan itu "DOA" loh.
Kenapa sih kita tidak mendoakan saja untuk negeri tercinta, toh selain berdoa itu menyejukan hati, berdoa juga kan kemungkinan dikabulkannya sangat tinggi (sungguh-sungguh dan penuh pengharapan).
Terus sama-sama deh kita instropeksi diri,, kita ngatain para pejabat korupsi, lah kita aja terkadang uang ortu ( yg notabenenya sedarah ) kita korupsi, apalagi pejabat yg hanya (sewarga negara) dengan kita.
Walaupun memang mereka memegang amanat dari rakyat, coba deh kita dulu yg benar-benar bersih dari korupsi setelah itu ikut pemilihan - jadi pemimpin - berikan yg terbaik.
Selain itu, aku juga ada nemuin kata-kata seperti ini " Indonesia memang merdeka dari penjajah, tapi belum dengan kemiskinan ".
Nah yok sama-sama kita ingat lagi, setiap ada gembel dan pengemis (gepeng), kita selalu kasih uang gak?? kalau iya berapa?? sampai gak 100rbu dalam 1 minggu ???
Kalau ada yg bilang sampai, kasih tahu aku ya, biar aku jadikan sosok "HERO" dihidupku.
Kita saja yg ketemu gepeng hanya di sepanjang jalan sudah stres, apalagi pemerintah yg mikirin sepanjang jalan,sudut,daerah Indonesia, bisa botak kepala mereka.
Sekali lagi semuanya butuh "proses", gak gampang tapi bukan gak mungkin.
Intinya positif thinking dan positif speaking, karena sesuatu yg baik dimulai dari diri sendiri.

Bagi kalian yg anggap aku munak,, terimakasih.
Setidaknya aku munak, bukan membodohi diri sendiri dan dibodohi sama mulut sendiri.
Terimakasih sudah membaca entri terbaruku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

[VIVA.co.id] Pencitraan Baru VIVA Menghasilkan Pecinta Baru VIVA


Hey, yang "katanya" PECINTA VIVA !!!!!!!!!!
Seberapa cinta sih kamu dengan VIVA????
10% atau 30% ???
Sedikit sekali ya! Jangan bilang pecinta VIVA kalau gak 100% cinta VIVA.
Mungkin ada yg bertanya, "apa sih hebatnya VIVA??"
Eiitttzzz,, jangan sampai  pertanyaan itu terus melintas dipikiranmu,sukma, dan jiwamu ya.
Bagi kamu-kamu dan kamu semua yg pernah melihat tampilan VIVA.co.id vers tempo doloe, bisa dipastiin kamu orang yg JADUL alias Jaman Dulu.
VIVA.co.id yg sekarang punya PENCITRAAN BARU loh..

Apa itu PENCITRAAN BARU :

PEN : Penampilan super "WOW"
CIT  : Cipta Karya "TINGGI"
RAAN BARU : Rupawan dan BARU

Penampilan super 'wow' karena tertata dengan baik dan enak dipandang mata,
Cipta karya 'tinggi' tentu saja karena di design oleh orang-orang yg ahli dibidangnya,
Rupawan dan baru bukan lagi hal yg perlu diberi penjelasan, karena cukup dengan membuka link VIVA.co.id , kamu sudah dapat membuktikannya

So, kamu semua udah tahukan kenapa kamu,lo,dan aku WAJIB 100%  PECINTA VIVA.
Untuk kamu semua yg sudah sadar dari tidurnya dan yakin kalau kamu pecinta VIVA,
aku punya semboyan keren + kece untuk kamu " VIVA Pencitraan Baru,Gue Pecinta Baru "

Tanamkan semboyan itu di hatimu, dan terus CINTAI VIVA.co.id







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sastra VS Basket

Aku adalah seorang sastrawan, walaupun hanya aku sendiri yg mengakuinya.

Terserah orang mengatakan aku sombong atau ke PDan, tapi pikir deh siapa sih yg bisa ngebanggain kita kalau kita sendiri malu.
Yups,, pasti kalau orang dengar aku ngomong seperti ini " aku sastrawan loh ", mereka pada bertanya buktinya apa.
yahh tinggal jawab aja,, "perkataan itu doa loh mba,mas"
Tapi supaya tahu aja,, aku  suka puisi, aku suka theater, aku suka pidato, akub suka debat.
Dan aku bukan hanya sekedar suka, namun aku mempunyai persaingan di dalamnya.
Yups "persaingan" aku menganggap satra dalam diriku adalah persaingan bukan kecintaan.
Sampai saat ini cintaku tetap di basket walau tak ada prestasi yg ku raih namun itulah aku, bagiku cinta dan kompetisi itu berbeda.
Harus ku akui, sepertinya talenta ku di bidang sastra tapi ntah mengapa aku merasa lebih nyaman di basket.
Aku merasakan kepuasan tersendiri saat memegang boola basket.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengalaman Verifikasi maba Undip

Hal paling pertama kalau mau cepat selesai adalah datang sebelum jam 8, kemudian duduk di depan pintu sedekat mungkin walaupun pintu belum di buka. Saat panitia memberikan nomor antrian, lihat nomor berapa antrian kita karena terkadang panitia membagikan secara acak maklum saja yg membagikan banyak dan maba juga banyak apalagi duduknya gak teratur. Setelah semua mendapat no.antrian, panitia akan memanggil 25 no.antrian/panggilan. Bagi kalian yang mendapat no.antrian 150 ke bawah jangan bersantai-santai dan pergi dari tempat antrian karena 150 itu, nomor yg sangat cepat.
bagi yg no.antriannya lewat, jangan khawatir sama halnya seperti aku, bilang aja sama panitia tadi kita pergi untuk makan/nemuin ortu pasti panitia ngerti kok.
Setelah no. kita dipanggil, kita akan mengisi formulir berwarna hijau kemudian kita test kesehatan ( tensi darah ), lanjut lagi kita test buta warna, kemudian kita maju sampai tahap pemberian/penyerahan berkas yg telah kita siapkan, sebelumnya kita akan di kasih map sesuai jalur dan jurusan, lihat kita pada loket berapa.
disana kita akan di beri KTM sementara,, stelah selesai kita naik ke bagian atas untuk mengambil buku agenda dan sejenisnya, prosesi paling penting selanjutnya adalah fotoan untuk KTM ASLI.
nah ini dia hal paling buat deg-deg serrr apa lagi bagi kaum cwe. sisiran yg rapi dan pilih almamater yg telah disiapkan.
Gak sampai 5 menit setelah fotoan,, kita sudah dapat KTM ( sumpah kilat banget ).
Prosesi terakhir dari rentetan prosesi yg panjang itu adalah,, pengambilan almamater dan atribut lainnya.
Saran aku, bagi kalian yg tingginya di bawah 157cm dan beratnya di bawah 55kg,, piilih ukuran "S" (ingat ini sekedar saran).
Dan menurut pendapatku serta senior yg 1 kost dengan aku, warna almamaternya sedikit berbeda, namun tetap ada lambang Undipnya.

oke sekian pengalaman aku, semoga bergunanya.
JANGAN LUPA BAWA TANDA PENGENAL ASLI.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

UNDIP

selama 7 bulan ini masa terindah adalah di saat 6 Juli, sekitar pukul 8 malam.
"  Di terima di Universitas Diponegoro ".
hanya 1 kalimat yg selalu ku ucap sepulang dari warnet " Terimakasih Yesus "
Singkat cerita aku sudah berada di Semarang, mendapatkan kost yg awalnya bagiku terasa begitu asing, bayangin aja aku seorang junior yg tinggal di lingkungan senior semester akhir.
Namun aku berpikir " gak ada sesuatu yg buruk jika kita memberi senyuman ", langsung saja aku pasang wajah super senyum dan manis untuk menunjukan kalau aku bukan anti sosial.
Yups, ,btw hari ini aku verifikasi di undip. SUMPAH itu maba sudah seperti buruh yg lagi demo RAMAI BANGET. sialnya lagi, aku sudah dapat nomor yg rada  awal (86), tapi karena aku keluar dan pergi makan tiba2 sesampainya di barisan sudah nomor 150an yg dipanggil.
benar2 apes akunya,, untung aja mba panitianya mau dengar penjelasanku dan bolehkan aku masuk.
ternyata eh ternyata prosesnya lama banget,
1. isi formulir
2. test kesehatan
3. test mata
4. penyerahan berkas
5. foto untuk KTM
6. ambil atribut

Tapi intinya sesusah apapun verifikasi, tak dapat menggantikan rasa puas hati ini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rasa berbeda

Di tempat ini, aku telah mengetahui bagaimana perasaan mereka yg mengalami intimidasi agama.
Walaupun aku tak separah mereka ataupun tak stragis mereka, tapi paling tidak aku tahu apa itu menjadi kaum minoritas.
Aku harus beradaptasi dalam lingkungan lama namun bukan kekuasaanku.
Yah, aku harus puasa untuk beribadah bukan karena dilarang namun karena tak ada kesempatan untuk itu.
Sekarang, aku merasakan kedekatan pada Tuhan dengan rasa yg berbeda,
Terkadang aku mensyukuri keadaan ini, karena berkat hal ini aku mendapatkan kesempatan untuk merasakan hal yg berbeda.
Namun tetap dalam hatiku, ku ingin bebas beribadah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SWA

Satya Wacana Angsapura Salatiga roster
Players Coaches
Pos. # Nat. Name Ht. Wt.
G 4 Indonesia Yo Sua 1.77 m (5 ft 10 in) 68 kg (150 lb)
G 5 Indonesia Respati Ragil Pamungkas 1.80 m (5 ft 11 in) 65 kg (143 lb)
G 6 Indonesia Mulianto Halim 1.81 m (5 ft 11 in) 70 kg (154 lb)
G 7 Indonesia Jerry Lolowang 1.83 m (6 ft 0 in) 79 kg (174 lb)
F 8 Indonesia Luthfianes Gunawan 1.81 m (5 ft 11 in) 75 kg (165 lb)
G 9 Indonesia Roni Saputra


G 10 Indonesia Eka Bagus


G 11 Indonesia Rizka Maulana


G/F 15 Indonesia Johanes Hasoloan Pohan Siahaan 1.96 m (6 ft 5 in) 92 kg (203 lb)
G 17 Indonesia Budi Sucipto 1.69 m (5 ft 7 in) 63 kg (139 lb)
G 19 Indonesia Adheska Abraham 1.77 m (5 ft 10 in) 65 kg (143 lb)
F 23 Indonesia Valentino Wuwungan 1.93 m (6 ft 4 in) 115 kg (254 lb)
F 26 Indonesia Eko Wiratama Nasution 1.95 m (6 ft 5 in) 80 kg (176 lb)
C 32 Indonesia Firman Dwi Nugroho 2.00 m (6 ft 7 in) 96 kg (212 lb)
C 42 Indonesia Tri Hartanto 1.98 m (6 ft 6 in) 102 kg (225 lb)
G 77 Indonesia Martha Rano 1.93 m (6 ft 4 in) 90 kg (198 lb)
G 91 Indonesia Musthofa Ramadhan 1.86 m (6 ft 1 in) 90 kg (198 lb)
Head coach
Assistant coach(es)

Legend
  • (C) Team captain
  • (DP) Development player
  • (TP) Training player
  • (I) Import player
  • (INJ) Injured

Roster • updated 2010-09-

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Persahabatan di masa SMA

Persahabatan yg dimulai dari paksaan pihak sekolah yang menjadikan kami 1 kelas, yang katanya kelas rintisan Internasional tapi menurutku tidak mencerminkan seperti julukannya, walau kuakui kami diperlakukan sedikit beda dari kelas lain.
Oke kembali ke cerita persahabatan, awal masuk kelas terjadi perkumpulan teman2 1 SMP, maklumlah masih baru. Diawal semester 1, telah tercipta perkumpulan anak-anak di kelas. Terikat dengan keakraban yg agak norak, kamip setiap hari ngumpul bareng di tangkringan tepi jalan " Chika-Cayang ".
Di semester 2, persahabatan kami lebih erat dan semakin tak terkendali, bahkan persahabatan menjadi prioritas dibanding tugas dari guru.
Pada semester 2, sifat dari tiap teman sekelas sudah mulai tampak, ada yg lucu,garing,sampe nyebelin namun tetap kekeluargaan terjalin de ngan akrab.
Walau kami sering merasa risih dengan selintingan kelas lain yg menyatakan kami anak emas namun kami mulai tak perduli dan menganggap itu bagai angin lalu.
Saat kelas 2, kenakalan kami memuncak kami mulai dengan prilaku tak perduli pada tugas, melawan guru, tak perduli pada peraturan sekolah, bahkan membawa benda HARAM alias HP adalah hal biasa dan teramat BIASA.
Polemik besar mulai mengguncang kami disaat sekelompok anak cwo yg ingin pindah ke kelas lai karna katanya di kelas kami banyak tekanan dari segala sisi, dilakukan mediasi yg membuat kami mewek tak tertahankan.
Untunglah mediasi itu membuahkan hasil yang begitu memuaskan, kami ak jadi terpisahkan.
NAMUN, polemik kembali muncul pada semester 2 kelas XI, ada masalah yg bermulai dari kesalahpahaman antara 7 anak cwe di kelas dan berbuntut menjadi masalah 1 kelas.
tapi tetap dapat terselesaikan dengan proses mediasi.
Saat kelas 3, kami tak seperti anak yg mau UN. kami masih asyik dengan masa2 remaja yg ta  terlupakan.
Namun seminggu menjelang UN, kami telah mementingkan urusan masing2 karna tak ada yg mau tak lulus UN.
Hingga akhirnya UN kami hadapi dengan kerjasama pada setiap blog, yg awalnya kompak tetap kompak naun sedikit persepsi yg berbeda.
Saling memberi info dan saling menyembunyikan info, berharap lulus dengan nilai tertinggi atau berharap teman sekelas lulus terlihat samar-samar.


Namun tetap rasa solodaritas itu muncul disaat yg tepat karena tak ada satupun dari kami mau melihat ada teman yg menangis kecewa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS