Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Tuhan Memberiku Talenta Luar Biasa

Aku yang dulu bukan aku yang sekarang, namun aku bahagia dengan keadaanku yang dulu. Karena keadaanku yang dululah membuatku menjadi lebih baik sekarang.
Waktu remaja aku pernah (marah) sama Tuhan, " Tuhan kenapa suaraku jelek, kenapa aku gak bisa bilang R, kenapa ini, kenapa itu " banyak pertanyaan yang membuat aku merasa Tuhan curang kepadaku.
Aku dari kecil telah didik dan dikenalkan sama Tuhan Allah, Tuhan Yesus, roh Kudus. Sehingga dari kecil aku telah aktif dipelayanan, bahkan aku suka sekali ke gereja tidak seperti teman-teman sebayaku yang lebih suka nonton film kartun pada hari minggu daripada ke sekolah minggu.
Tapi ada hal yang buat aku selalu malu dan terkadang kesal, mengapa temanku yang tidak aktif pelayanan bisa memiliki suara bagus dan bisa tampil serta dipuji-puji orang, kenapa aku tidak bisa.
Lambat laun saat aku beranjak dewasa, aku mulai sadar. Jika dulu aku diberi talenta dalam bidang tarik suara, mungkin orang-orang sudah menganggap biasa diriku, karena banyak orang yang bisa bernyanyi.
Kini ku teramat bahagia akan talenta lain yang Tuhan berikan, aku diberi talenta dalam bidang sastra.
Aku bisa membuat puisi, bisa berakting, itu membuat aku merasa bahwa talenta ini luar biasa. Karena teman disekelilingku tak bisa melakukannya, namun ini bukan menjadi kesombongan bagiku. walau teman di sekelilingku tidak bisa, namun banyak orang di  luar sana yang jauh lebih hebat dari diriku. Dan ini membuat aku sadar bahwa talenta yang Tuhan beri harus aku kembangkan untuk kemulian namaNya, itu sebabnya aku ikut Theater Saksi, karena disini aku bisa mengeksplore kemampuanku dan memberikan seutuhnya untuk Tuhan Yesus.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

(JIKA) SAYA KETUA KPK


Saat ada kesempatan untuk menjadi Ketua KPK, hal pertama yang saya lakukan adalah menghadapkan hati dan pikirannya saya untuk kembali mengingat akan larangan serta perintah Tuhan Yang Maha Esa. Karena menjadi ketua KPK suatu kebanggaan dan tanggu jawab besar dengan penuh godaan dosa.Saya akan menjadikan Indonesia bebas dari pikiran dan tindakan korupsi, sesuai dengan harapan seluruh rakyat Indonesia. Dalam memenuhi impian besar itu, perlu ada bentuk kerja nyata di lapangan. Hal yang saya lakukan adalah menjalankan 5 tugas KPK yaitu :
  1. Koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  2. Supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  3. Melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi;
  4. Melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi; dan
  5. Melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.
Namun hal berbeda akan saya lakukan, bukan berbeda dalam arti merubah tugas KPK. Namun, berbeda dalam menjalan 5 tugas KPK, saya akan menjalankan dengan tegas, dan tidak pandang bulu. Tugas adalah tugas, dan KPK bukan tempat untuk tawar menawar bagi para koruptor. Saya lebih memilih untuk tetap menjalankan tugas KPK, tanpa merubah atau membuat gebrakan terbaru tentang tugas KPK karena menurut saya yang salah bukan tujuan,fungsi serta wewenang KPK namun sistem yang ada di dalamnya. Jadi, etos kerjalah yang selayaknya diperbaharui. Jika, seluruh anggota KPK dan saya sebagai ketua KPK telah menjalankan tugas KPK sebagaimana mestinya maka “INDONESIA BEBAS DARI PIKIRAN DAN TINDAKAN KORUPSI” bukan hanya sekedar impian atau ucapan tak bernilai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS