Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Timbang-Menimbang

   Saat manusia diantara dua pilihan yang terlanjur basah, ya terlanjur basah.
Saat manusia yang tanpa sadar mengancam dirinya sendiri, mengangkat kaki ke jurang. Disaat akal sehat tak berfungsi lagi, apa yang akan manusia itu lakukan?
Menangis menyesal, marah, melarikan diri, atau bunuh diri untuk menyudahi semuanya? Jalan mana yang akan dipilih.
Kalau aku manusia itu, yah anggap aja aku manusia X. Aku juga akan berpikir keras untuk mengatasi situasi itu, bahkan jika bisa ku tambah satu lagi pilihan agar aku tak bimbang. Namun jika pilihan aku adalah menangis, apakah masalah akan selesai? Kalau aku marah, siapa yang akan kumarahi? Kalau aku melarikan diri, kemana aku lari? Dan jika aku bunuh diri, apakah aku masuk surga? Kalau toh masuk neraka, kenapa aku bunuh diri?
Terlalu banyak pertimbangan yang akan dilakukan oleh manusia X. Banyak pertimbangan hingga akhirnya masalah baru sudah tanpa sempat mengusir masalah lama, masalah ini seakan bersedia berada disatu tempat, bersempit-sempitan demi menggrogoti pikiranku. Jika waktu diputar, hal apa yang pertama dilakukan oleh manusia X. Agar pertimbangan yang tolol itu tidak perlu ada, yah tapi kembali untuk memutar waktu dan melakukan sesuatu butuh "pertimbangan". Lagi dan lagi, pertimbangan dan pertimbangan yang ujung-ujungnya membawa masalah baru.
Oke, bahkan untuk membuat entri blog yg baru aku juga harus butuh pertimbangan dan aku tidak tahu berapa takaran tepat untuk segala pertimbangan yang kualami. Sekarang, manusia X bertanya pada kalian, atas dasar pertimbangan apa kamu membacan blog ini, dan atas dasar apa kamu mempertimbangkannya??

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar